Kamis, 20 Mei 2010

Ninuk Pambudy: Industri 'Fashion' Indonesia Punya Potensi



Seperti sebelum-sebelumnya, Jakarta Fashion & Food Festival 2010 memberikan penghargaan ikon kepada beberapa orang yang dinilai memberikan kontribusi pada dunia fashion. Tahun ini, wartawan moda harian Kompas, Ninuk Mardiana Pambudy, meraih salah satu penghargaan sebagai ikon di bidang penulisan mengenai industri mode Tanah Air.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Ninuk Pambudy oleh Sutjipto Nagaria, Komisaris Summarecon, pada acara pembukaan Jakarta Fashion & Food Festival 2010 yang diadakan di Hotel Harris, Kelapa Gading, Rabu (12/5/2010). Dalam sambutannya, Ninuk Pambudy mengatakan, "Industri fashion Indonesia memiliki potensi dan kita memiliki desainer dan merek. Merek memberi nilai tambah dan ciri agar produk Indonesia semakin dikenal."

Di atas panggung, Ninuk Pambudy mengatakan di depan para tamu dan undangan, "Penghargaan luar biasa ini adalah penghargaan untuk semua insan pers yang menulis tentang fashion. Saya sangat bersyukur liputan tentang fashion dianggap penting dan diberikan penghargaan. Kadang fashion dinilai sebagai gaya hidup, bukan sebagai potensi. Ini adalah yang saya perjuangkan. Saya berterima kasih untuk media saya yang mengizinkan saya untuk menuliskan fashion bukan sebagai gaya hidup, melainkan sebagai industri. Kini pun fashion dimasukkan pemerintah sebagai salah satu dari 14 industri kreatif yang bisa menumbuhkan lapangan kerja."

Selain Ninuk Pambudy, penghargaan Fashion Icon Award ini juga diberikan kepada Josephine Komara (Obin) untuk kategori Teknologi Kain Tradisional. "Beberapa waktu lalu, saya terima surat mengenai penghargaan ini yang mengatakan bahwa saya melestarikan dan mengembangkan kain tradisional Indonesia. Saya bangga sekali. Itu tepat. Saya sangat merasa terhormat. Saya berharap, tahun depan akan ada lagi yang menerima penghargaan ini sehingga akan terus berkembang. Semoga ke depannya akan terus berkembang, berulang, dan berulang sehingga di abad ke-21 ini kita bisa melihat bahwa kain Indonesia pun bisa menjadi kain modern."

Satu kategori lainnya diberikan kepada Christine Barki sebagai ikon peritel yang mendukung para perancang mode Indonesia melalui perusahaannya, Metro Department Store. Christine Barki menyatakan bahwa impiannya dan perusahaannya adalah untuk melihat para perancang Indonesia dijabarkan kepada masyarakat. "Kami berkomitmen agar perancang Indonesia mendapatkan tempat di Metro," tuturnya saat sambutan.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar